Tips Ganti Oli Mobil Paling Terpercaya dan Terkini 2019

Oli adalah salah satu hal pokok dalam kendaraan yang harus diperhatikan karena berperan penting dalam operasi mesin. Meskipun oli memiliki masa yang lebih lama dari bahan bakar, maka harus selalu dicek berapa kilometer kendaraan Anda sudah menempuh perjalanan sejak oli diganti. Apalagi untuk mobil yang sering kali dipakai untuk menempuh jarak jauh. Apakah Anda membutuhkan tips ganti oli mobil ?

Mengganti oli pada kendaraan roda empat jelas berbeda dari kendaraan roda dua. Namun bukan berarti Anda juga tak bisa melakukannya sendiri. Agar dapat mengganti dengan aman dan sempurna, ikuti langkah dan tips di bawah ini!

Tips Ganti Oli Mobil

1. Perhatikan Kilometer

Perhatikan Kilometer

Idealnya, jarak yang sudah ditempuh oleh sebuah mobil untuk diganti kembali olinya kurang lebih adalah 5000 km. Bisa juga disesuaikan dengan batas petunjuk ganti oli yang ditunjukkan oleh mobil Anda, biasanya sekitar tiga bulan sekali. Jangan tunggu sampai batas limit agar mesin tetap awet.

2. Siapkan Peralatan

Siapkan Peralatan

Jika Anda akan mengganti sendiri oli kendaraan yang Anda miliki, sebaiknya persiapkan peralatannya lebih dulu agar nanti Anda tidak kelimpungan. Diantaranya adalah kunci pas untuk membuka baut oli, kunci untuk membuka filter, wadah yang cukup untuk menampung sisa oli bekas, dan peralatan lain yang mendukung. Misalnya dongkrak, untuk membuat posisi mobil lebih tinggi.

3. Mesin Harus Dingin

Mesin Harus Dingin

Saat mengganti oli, jangan terburu – buru. Sesaat setelah mobil digunakan, jangan langsung diganti olinya karena dapat membuat mesin rusak, mobil yang panas juga dapat melukai Anda. setidaknya tunggu hingga suhu mobil menjadi normal atau 35 derajat celcius.

4. Melepaskan Filter

Melepaskan Filter

Bukalah baut penguras oli dengan kunci yang sudah disiapkan. Setelah itu, lepaskan ring dan gasket yang melekat. Jika gasket tak dilepas maka dapat mengakibatkan kebocoran. Kemudian bersihkan gasket tersebut, jika sudah tak layak pakai segera ganti saja.

Jika sudah, lepaskan filter oli dengan kunci pas lain yang sesuai. Beberapa mobil memiliki filter bulat, ada juga yang filternya berbentuk cardridge, cermatlah. Tak sampai situ, amati filternya! Apabila kotor, ganti dengan yang baru dan lumasi dengan oli. Begitu juga dengan gasket barunya.

5. Pastikan Oli Bekas Keluar Semua

Pastikan Oli Bekas Keluar Semua

Tunggulah sampai oli bekas benar – benar keluar semua. Dibutuhkan waktu yang lebih lama untuk memastikan semua oli keluar. Jika terburu – buru dan masih meninggalkan banyak sisa oli bekas maka oli baru yang Anda masukan nanti akan terkontaminasi. Jelas ini juga dapat membuat mesin mobil menjadi cepat rusak.

Setelah itu, tutuplah kembali baut pengurasnya. Tutup dengan benar supaya nantinya tidak ada kebocoran dan membahayakan.

6. Pasang Filter dengan Benar

Pasang Filter dengan Benar

Periksa baut filter saat memasangkannya kembali. Trik mudahnya adalah, gunakan tangan terlebih dahulu untuk mengulirnya, baru setelah terasa keras bisa diteruskan dengan menggunakan kunci. Kencangkan, namun jangan sampai terlalu keras sebab bisa membuat ulir rusak dan menyebabkan kebocoran.

7. Pilih dan Tuang Oli

Pilih dan Tuang Oli

Tips ganti oli mobil yang terakhir adalah pilihlah oli yang tepat. Kebanyakan orang terjebak oleh merk oli terkenal, padahal yang benar adalah kualitas dan kecocokannya dengan mesin mobil. Pilihlah oli yang paling direkomendasikan oleh perusahaan mobil yang memproduksi kendaraan Anda. Oli paling bagus adalah yang sintetis, daripada oli mineral.

Setelah memastikan oli yang sudah dipilih, Anda masukkan oli pada lubang yang sudah disediakan. Jangan lupa untuk menutup kembali knop-nya jika sudah selesai.

Zainab Sausan

Kasih Komentar Gan